Memorable Pictures

Di ask.fm ada beberapa yang nanya tentang: ‘kak coba pap salah satu foto waktu travelling yang paling berkesan’, sebenernya ada banyak sih (dan tetep gada muka guenya haha). Tapi foto yang akan gue share adalah foto ketika tahun 2011 gue pergi ke Saudi dan UAE.
Tahun 2011 adalah kali pertama gue pergi keluar sendiri dan jauh juga tanpa ada keluarga di daerah tujuan. Hanya beberapa temen dari nyokap yang jadi andelan selama hampir 2 minggu disana. Perjalanan ini sendiri agak tidak terduga, satu waktu tiba-tiba gue diajak untuk pergi ke Saudi sekalian melihat Dubai karena saat itu lagi ada pembangunan besar-besaran. Tapi, yang buat gue takjub bukan betapa megahnya Dubai, menurut gue Dubai sama aja kaya di Jakarta, Hong Kong, atau kota ‘metropolitan’ lainnya yang sedang berkembang; mall, orang kaya baru, kesenjangan sosial dan marmer, bedanya cuman ada kesan Arab yang bau bau tajir minyak gitu. Di Saudi, justru gue menemukan kesejahteraan yang merata di pelataran masjid.

Three Kids

Tiga anak kecil terfavorit. Berjualan kain di pelataran Masjid Nabawi. Awalnya gue cuman pengen moto kakaknya yang paling besar (kiri) sedang menyajikan kain kepada orang Turki, namun dijepretan kedua dua adiknya muncul dari belakang pilar dan memeluk kakaknya. Berbekal Bahasa Arab ecek-ecek yang diajarkan di SD dulu, gue meminta mereka berpose
“Wa ahad, Yaroj” niatnya minta satu kali kesempatan buat foto. Lucunya bahasa tarzan sangat membantu disini. Akhirnya gue dapet foto yang sampai sekarang bikin gue senyum. C’mon look at their smile! So genuine!!

Arabian Woman

Foto ini diambil saat ziarah ke Jannatul Baqi. Tidak ada yang spesial melainkan tanah coklat dan padang tandus. Jauh di bawahnya tertumpuk tulang sisa genosida dahulu. Gerombolan wanita tiba-tiba berlari kepagar pembatas. Beberapa dari mereka ada yang menangis. Gak tau kenapa. Terharu kali ya? Momen ini gue tangkap ketika mereka berdebat sambil menunjuk-nunjuk tanah kosong di depan mereka. Coba gue ngerti….

Typo

Perjalanan dari Riyadh ke Medina cukup jauh, dengan toilet sangat jijik (juga bau) di setiap rest area dan kiri kanan padang tandus atau peternakan unta. Di salah satu rest area bus berhenti, karena bosan dan gak kuat nahan pipis akhirnya mau gak mau ke wc. Setelah balik dari wc, berniat untuk beli camilan di kedai. Bentuk rest areanya macam di KM 19 tol Cipularang. Ingin membeli kebab namun yang ada malah sandwitch, tunggu. Ada yang salah. Bukannya harusnya…. Sandwich?

The Look

Berbeda kota maka berbeda pula kepribadian orang. Berniat mencari ‘human interest’ berakhir dikejar dan dibentak karena foto-foto. Mondar-mandir di pelataran Masjidil Haram bikin gue diliatin sama pedagang. Salah satunya menatap dengan sinis perempuan yang pake converse dan celana bahan, gue.

Brazil x Spain

Di belakang Masjid ada pasar. Kabur dari tempat pedagan barusan, gue mencoba cari subjek yang baru. Karena takut dimarahin jadi fotonya diem-diem. Entah kenapa tapi semua subjek foto gue hari ini eye-contact dengan lensa. Apa karena baju gue yang aneh? Apa karena mereka gak biasa liat orang bawa kamera? Apa disana perempuan biasanya gaptek? Dua bocah yang sepertinya lagi ngebahas tentang pertandingan semalam, pertandingan persahabatan antara Spanyol dengan Brazil.

Bukan cuman belajar tentang spiritual tapi kebudayaan di Saudi Arabia ternyata masih kental. Siapa bilang mereka jahat kerjaannya cuman eksekusi TKI. Even gue sendiri sempat dimarahin dan dikejar pedagang gara-gara ngambil foto dia tapi sisanya, kalau kita baik mereka juga baik. So there you go Anons, my most memorable pictures on a trip!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: